KIM PRODO MAKMUR Di Bina Oleh Dinas KOMINFO Kabupaten Pasuruan Untuk Desiminasi Informasi.

Ketua KIM Prodo Makmur Bersama Kepala Desa Prodo.

Perangkat Desa Prodo Bersama Ibu Lulis Irsyad Yusuf Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan.

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Prodo Makmur.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 08 Juni 2020

KIM Prodo Makmur Makan Bersama Perangkat Desa dan Bhabinkamtibmas Desa Prodo


KIM PRODO MAKMUR - Bhabinkamtibmas Desa Prodo Bripka Eky Soekarno beserta Perangkat Desa, Pendamping Desa, BPD, dan Satpol PP gelar makan siang bersama (08/06/20) bertempat dirumah Ahmad Luthfi Dzikrulloh Ketua KIM Prodo Makmur. Ini bukan merupakan hal asing lagi, karena kedekatan bhabinkamtibmas dengan masyarakat dan instansi di wilayah desa binaanya.



Makan siang bersama ini bukan hanya untuk menjalin silaturrahmi namun juga untuk saling bertukar informasi.

Selain sekedar makan siang, Bripka Eky Soekarno dapat menyampaikan pesan-pesan kamtibmas seperti antisipasi peredaran berita hoax melalui media sosial serta mengajak perangkat desa untuk mendukung program Pemerintah Physical Distancing dan Social Distancing sehingga dapat menekan dan mencegah penyebaran Covid-19.

"Selain makan siang ini menjalin silaturrahmi, kita juga ngobrol-ngobrol untuk saling tukar informasi," jelas Bripka Eky Soekarno.

Kades Prodo Lukman Hakim menyampaikan, bahwa kegiatan ini sangat bagus untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.
Selain itu, perangkat desa juga bisa dapat informasi dari luar jika memang ada info yang belum diketahui. (Ahmad Luthfi Dz)
Share:

Rabu, 03 Juni 2020

Polsek Winongan Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Saat Pandemi Covid-19

Bripka Eky Soekarno saat bagikan sembako kepada warga yang terdampak Covid-19.

KIM PRODO MAKMUR - Polsek Winongan Polres Pasuruan memberikan bantuan sembako untuk warga yang terdampak Covid-19 di wilayah binaanya, Kamis (4/6/20) siang.

Bhabinkamtibmas Desa Prodo Bripka Eky Soekarno menyampaikan, sebanyak 15 sembako telah diserahkan untuk warga tidak mampu dan lansia. 

"Kegiatan yang dilaksanakan bertepatan dengan bulan Hari Raya Idul Fitri semoga membawa berkah dan manfaat untuk warga menerimanya," ujar Polisi inspiratif pengrajin keset. 

Sambil membagikan sembako, Bhabinkamtibmas Desa Prodo Bripka Eky Soekarno juga memberikan edukasi dan imbauan kepada warga tentang Covid-19. 

Warga diminta agar tetap menjalankan social distancing, jaga kebersihan, tidak keluar kota dan memakai masker apabila terpaksa keluar rumah. 

Pemerintah Desa Prodo sangat mengapresiasi dan mengucapkan Terima kasih kepada Polsek Winongan Polres Pasuruan yang telah memberikan bantuan untuk warga masyarakat tidak mampu di wilayahnya. (Ahmad Luthfi Dz.) 
Share:

Senin, 18 Mei 2020

Pemdes Prodo Kecamatan Winongan Serahkan BLT Dana Desa Tahap Pertama


KIM PRODO MAKMUR - Pemerintah Desa Prodo Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan pada Senin malam (18/5/20) telah menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Tahap Pertama.

Adapun Keluarga Penerima Manfaat BLT DD Tahap Pertama di Desa Prodo berjumlah 188 penerima, masing-masing penerima mendapatkan Rp. 600 ribu perbulan selama tiga bulan yakni bulan April, Mei dan Juni 2020 dengan jumlah total sebesar Rp. 338.400.000.




Kepala Desa Prodo, Lukman Hakim menjelaskan, "Proses pengajuan BLT DD memang memerlukan kerja keras dari pemerintah desa, dimulai dari pendataan, selanjutnya melalui mekanisme Musdes Khusus, kemudian hasil musdes wajib diverifikasi oleh tim kecamatan untuk menghindari terjadinya kesalahan data, serta double penerima dari PKH, BPNT dan BST.

"Harapannya agar dana BLT-DD ini dapat meringankan beban masyarakat terutama kebutuhan ekonomi, sehingga warga bisa ikut merasakan kebahagiaan terlebih menyambut Hari Raya Idul Fitri," jelasnya.

Lebih lanjut Lukman Hakim mengungkapkan, BLT DD sudah sesuai ketentuan yang diatur dalam Permendes PDTT Nomor 6 tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2020 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 40 Tahun 2020 Tentang Pengelolaan Dana Desa yang diinstruksikan pemerintah Pusat.

"Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam berjuang menghadapi Pandemic Covid-19. Khususnya untuk kebutuhan pangan setiap bulannya,“ harapnya. (Ahmad Luthfi Dz)
Share:

Selasa, 05 Mei 2020

Pamit Kenal Camat Winongan Tahun 2020


KIM PRODO MAKMUR - Acara Pamit Kenal Camat Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan berlangsung akrab. Acara ini dihadiri jajaran Pemdes dan Forkopimka setempat, yang dilaksanakan di SDN Winongan Lor 1, Selasa (05/05/2020) pagi.

Camat Winongan lama, Tectona Jati KHM, S.STP, M.Si, kini bertugas sebagai Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan. Posisinya diganti Basmi, S.Pd, MM, yang sebelumnya bertugas di Sekretaris Satpol PP Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, Tectona Jati, mengatakan, dalam pemerintahan pergantian jabatan adalah suatu hal yang biasa. Dengan pergantian ini diharapkan roda pemerintahan di wilayah Kecamatan Winongan, tetap berjalan lancar dan terus meningkat perkembangan pembangunan di berbagai bidang.

"Mohon maaf jika saya selama menjabat camat disini ada yang kurang berkenan dihati semua masyarakat, Kades, Perangkat Desa maupun dinas terkait lainnya," kata Tectona Jati dalam sambutannya.

Camat Winongan, Basmi mengungkapkan, akan berupaya semaksimal mungkin melanjutkan berbagai program yang telah diprogramkan oleh camat sebelumnya.

"Insya Allah, saya bersama meneruskan program-program yang belum terselesaikan di wilayah Kecamatan Winongan. Mohon doa restu dan dukungan semua pihak agar dalam menjalankan tugas berjalan lancar sesuai harapan," ujar Basmi. (Ahmad Luthfi Dz)
Share:

Selasa, 28 April 2020

1 Warga Gempol Dan 1 Warga Rembang Dinyatakan Positif Covid-19. Total 14 Warga Kabupaten Pasuruan Terkonfirmasi Covid-19


KIM PRODO MAKMUR - Jumlah warga Kabupaten Pasuruan berstatus Positif Covid-19, semakin bertambah.
Hingga Selasa (28/04/2020) sore, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan mencatat, ada 2 lagi warga Kabupaten Pasuruan yang terkonfirmasi Covid-19. Mereka terdiri dari 1 Laki-Laki (47), warga Kecamatan Gempol dan 1 Laki-laki (40), warga Kecamatan Rembang.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad mengatakan, untuk laki-laki warga Gempol berprofesi sebagai petani dan merupakan PDP (pasien dalam pengawasan) Covid-19 yang dirawat di RSUD Bangil sejak 18 April 2020 hingga hasil swab keluar pada Senin (27/04/2020) siang dengan hasil positif.
“Kebetulan pasien warga Gempol ini punya keluhan nyeri ulu hati, batuk, sakit tenggorokan, dan memiliki penyakit penyerta berupa pneumonia dan Diabetes Meilitus atau Kencing Manis,” kata Syaifudin, dalam keterangan persnya di Posko Info Covid-19 Kabupaten Pasuruan.
Lain halnya dengan warga Rembang. Syaifudin menegaskan bahwa warga tersebut berprofesi sebagai pekerja rumahan, dan mengaku pernah melakukan kontak erat dengan salah satu pasien Positif Covid-19 di RSUD Bangil. Hanya saja, meski berstatus positif sejak hasil swab keluar pada Senin (27/04/2020) kemarin, kondisi pasien tersebut dalam keadaan stabil atau OTG (orang tanpa gejala)
“Berdasarkan hasil tracing dari petugas terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien terkonfirmasi Covid-19, ada salah satu warga yang kita rapid kemudian hasilnya positif tapi orangnya dalam keadaan tanpa gejala. Ini yang kita namakan OTG,” jelasnya.
Terhadap 2 warga terkonfirmasi Positif Covid-19, petugas Survaillance langsung melakukan tacing dan tracking terhadap siapa saja yang memiliki kontak erat dengan pasien tersebut.
“Kita telusuri siapa saja yang punya kontak erat dengan pasien positif Covid-19. Mulai dari saudara, keluarga sampai tetangga dan orang yang pernah berhubungan langsung atau bertemu dengan pasien terkonfirmasi Covid-19,” terang pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan itu.
Dengan 2 tambahan warga terkonfirmasi Covid-19. Maka jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan sebanyak 14 orang. Terdiri dari 1 warga Bangil, 2 warga Beji, 2 warga Gempol, 1 warga Gondangwetan, 1 warga Kraton, 1 warga Lumbang, 1 warga Prigen, 1 warga Purwodadi, 2 warga Puspo, dan 2 warga Rembang.
Selain tambahan 2 pasien terkonfirmasi Covid-19, kenaikan juga terjadi pada jumlah PDP (pasien dalam pengawasan) Covid-19. Yakni sebanyak 2 orang. Kata Syaifudin, 2 orang tersebut terdiri dari 1 perempuan (22) warga Kecamatan Pandaan tapi berKTP Gresik, serta perempuan (46) warga Gondangwetan.
Untuk warga Pandaan merupakan pindahan atau rujukan dari salah satu rumah sakit di Kecamatan Sukorejo yang dilarikan ke RSUD Bangil lantaran ada keluhan sesak nafas. Sedangkan warga Gondangwetan adalah hasil tracing petugas surveillance terhadap kontak erat pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan hasil positif rapid (reactive).
“Untuk orang Gondangwetan ini juga tanpa keluhan atau dari pasien OTG kemudian karena merupakan kontak erat dengan pasien positif Covid-19, makanya kita rapid kemudian hasilnya reactive. Kita rawat di RSUD Bangil sambil menunggu hasil swab keluar,” tegasnya.
Dengan 2 lagi tambahan PDP, maka total keseluruhan untuk PDP Covid-19 di Kabupaten Pasuruan mencapai 64 orang. Terdiri dari 6 warga Bangil, 5 warga Beji, 2 warga Gempol, 2 warga Gondangwetan, 5 warga Grati, 1 warga Kejayan, 3 warga Kraton, 2 warga Lekok, 1 warga Lumbang, 2 warga Nguling, 6 warga Pandaan, 10 warga Prigen, 1 warga Purwodadi, 3 warga Purwosari, 3 warga Puspo, 1 warga Rejoso, 3 warga Rembang, 2 warga Sukorejo, 1 warga Tosari dan 4 warga Wonorejo.
Sementara untuk jumlah ODP (Orang dalam pemantauan) pun juga meningkat. Yakni dari 188 orang menjadi 195 orang. Tambahan 7 orang tersebut terdiri dari 1 laki-laki warga Gondangwetan, 1 laki-laki warga Lekok, 1 laki-laki warga Grati, 1 laki-laki warga Bangil dan 3 orang warga Tutur (2 laki-laki dan 1 perempuan). Syaifudin menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa melaksanakan seluruh anjuran pemerintah. Yakni rajin mencuci tangan dengan sabun, memakai masker ketika berada di luar rumah, menghindari keramaian, menjaga jarak, dan memperkuat ibadah dan berdoa kepada Allah SWT.
“Mari kita laksanakan apa yang diintruksikan oleh Umaro’. Ini semua demi kebaikan kita bersama, agar Covid-19 segera hilang dari kita,” harapnya. (emil/syaifudin ahmad)
Share:

Senin, 27 April 2020

39 Kontak Erat Pasien Positif Covid-19 Di Beji, Dinyatakan Negatif Rapid


KIM PRODO MAKMUR - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan langsung menggelar Rapid test kepada siapa saja yang melakukan kontak erat dengan Pasien yang baru saja terkonfirmasi Covid-19.
Seperti yang dilakukan oleh petugas surveillance pada Senin (27/04/2020). Sejak hasil swab menyatakan bahwa salah satu warga Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji berstatus Positif Covid-19, petugas langsung melakukan tracing plus rapid test kepada kontak erat pasien. Mulai dari saudara, keluarga hingga para tetangga pasien.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad mengatakan, sejak hasil swab keluar, para petugas Survaillance langsung melakukan tracing terhadap kontak erat pasien Positif Covid-19. Hasilnya, sebanyak 39 kontak erat sudah ditracing dan dirapid dengan hasil negative.
“Alhamdulillah, para petugas langsung melakukan tracing terhadap kontak erat pasien positif covid-19 di Beji. Sudah dirapid dan hasilnya negative semua,” kata Syaifudin, dalam keterangan persnya di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Senin (27/04/2020) sore.
Dijelaskannya, ketiga puluh sembilan tersebut masuk kriteria OTG (orang tanpa gejala). Dari jumlah tersebut, termasuk istri dan anak pasien Positif Covid-19 yang dinyatakan rapid negative.
“Istri dan anaknya juga negative rapid,” singkatnya.
Dengan 39 orang yang sudah ditracing dan dirapid, maka jumlah OTG Covid-19 di Kabupaten Pasuruan mencapai 87 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 42 orang sudah lepas pantau atau tidak ada keluhan apapun selama 14 hari. Sementara 45 lainnya masih terus dipantau untuk tetap melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.
“Kalau 39 OTG baru ini akan terus kita pantau sampai 14 hari. Kalau tidak ada apa-apa, ya sudah lepas pantau,” tegasnya.
Sementara itu, jumlah ODP (orang dalam pemantauan) Covid-19 di Kabupaten Pasuruan juga bertambah 2 orang, yakni 1 warga Gempol dan 1 warga Winongan. Dengan tambahan 2 ODP baru, maka total keseluruhan mencapai 188 orang. Sedangkan jumlah PDP (pasien dalam pengawasan) masih tetap sama dengan kemarin, yakni 161 orang. Begitu pula dengan pasien positif Covid-19 juga tetap 12 orang. (emil/syaifudin ahmad)
Share:

Galeri Foto

Galeri Foto